Ketahui Penyebab Tekanan Penyakit Darah Rendah Pada Ibu Hamil


Masa Kehamilan adalah fase yang cukup rentan bagi wanita alami gejala darah rendah atau hipotensi. Harus kamu tahu bahwasannya darah rendah yang terjadi pada ibu hamil ini sangat berpotensi membahayakan sebagaimana gejala darah tinggi yang terjadi pada saat kehamilan. Jika gejala awal dari masalah darah rendah tersebut tak segera ditangani, maka nantinya akan beresiko pada janin yang meninggal di dalam kandungan.

Biasanya mayoritas wanita akan lebih rentan alami hipotensi selama kehamilan. Hal yang demikian ini disebabkan karena ada perubahan kardiovaskular di organ tubuh wanita yang mengandung. Pada saat sistem kardiovaskular alami perubahan tersebut, maka nanti ibu hamil akan alami perubahan di bagian kinerja organ tubuh yang lain. 

Selama masa kehamilan, seorang wanita umumnya akan memiliki detak jantung lebih cepat dari biasanya, dan jumlah darah dalam tubuh yang juga akan alami peningkatan. Hal demikian akan sebabkan tingkat tekanan darah dalam tubuh alami perbedaan. Nah, berikut ini beberapa penyebab tekanan penyakit darah rendah pada ibu hamil yang harus kamu ketahui.

Ketahui Penyebab Tekanan Penyakit Darah Rendah Pada Ibu Hamil


Penyebab Tekanan Penyakit Darah Rendah Pada Ibu Hamil


1. Terjadi pembesaran rahim

Ibu hamil pasti saja akan alami pembesaran rahim setelah usia kandungannya mencapai batasan tertentu. Jika dilihat dari segi fisiknya, perut ibu hamil ini nantinya akan semakin besar pada saat usia kandungan semakin tua. Salah satu penyebab utama dari darah rendah pada ibu hamil adalah adanya tekanan sehingga pembuluh darah juga alami pembesaran. Hal yang demikian ini pasti saja akan sebabkan terjadinya ketidakseimbangan pada tekanan darah ibu hamil, apalagi ibu hamil yang memiliki posisi tidur terlentang.

2. Aliran darah yang menuju ke otak terbatas

Posisi tidur ketika hamil juga bisa timbulkan dampak sendiri bagi ibu hamil. Hal yang demikian ini dikarenakan aliran darah akan terkumpul di bagian tertentu saja, sehigga otak tak tersupply darah secara penuh. Wanita hamil memiliki potensi cukup besar alami hipotensi postural jika terjadi pengumpulan darah di bagian kaki, sehingga sebabkan darah yang semestinya mengalir ke otak jadi terbatasi. Kondisi seperti ini bisa terjadi pada ibu hamil saat beranjak dari tempat duduknya.

3. Kondisi cuaca dan udara

Darah rendah atau hipotensi juga bisa dipengaruhi oleh kondisi cuaca serta udara dan jenis kegiatan yang lagi dilakukan. Pada dasarnya, ibu hamil ini bisa memiliki tekanan darah yang berubah-ubah di sepanjang hari, tergantung dari jenis aktifitas yang dilakukan juga. Untuk itulah sangat penting sekali agar ibu hamil tak lakukan aktifitas berat selama masa kehamilan. Khususnya saat usia kehamilannya masih muda. 

Demikian penyebab tekanan penyakit darah rendah pada ibu hamil yang bisa kami sampaikan. Semoga saja bermanfaat yah dan selalu jaga kondisi kesehatan kamu ladies.

-->

Related Posts

Share this

Previous
Next Post »